mengapa keragaman agama tidak boleh menjadi penghambat dalam pergaulan jelaskan

DINAMIKAINTEGRASI NASIONAL BANGSA INDONESIA DALAM PENDEKATAN DAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA Qurrotil Ainani, Safari Hasan, Kewarganegaraan, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Mahasiswa D3 Farmasi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Jl KH Wachid Hasyim 65-67 Kota Kediri, Jawa Timur Indonesia 6xxxx Email :anikbahari02@ - Tulisan ini bertujuan untuk melihat Tetapiseiring berkembangnya waktu, kata beradab dan tidak beradab dikaitkan dengan segi kesopanan secara umum dan tidak khusus digabungkan dalam agama Islam. Adab sangat penting dalam kehidupan manusia. Bagi orang-orang yang memiliki adab biasanya akan terjaga dari perbuatan tercela. Maka tidak heran jika adab sangat penting. Adab tentu perlu B Faktor Penghambat "Komunikasi Islam dan Kearifan Lokal Antarbudaya" Di antara problem sebagai faktor penghambat (barrier) dalam berkomunikasi tentang Islam dan kearifan lokal antarbudaya di Nagari Lunang adalah sebagai berikut: 1. Menarik Diri Dalam interaksi sosial antaraetnis Minang dan Jawa, realitas Meskipundemikian, kita juga tidak boleh pungkiri, bahwasannya di tengah keterbatasan dan kelemahan yang kita miliki sebagai bangsa yang membuat kita masih tetap berada dalam ketertinggalan, bangsa ini terus bergerak maju dan telah berhasil juga mambawa sejumlah kemajuan sangat berarti di hampir semua sektor kehidupan. Kemunduranperadaban islam dalam kancah dunia tidak luput dari beberapa hal, di antaranya yaitu : 1) kuatnya doktrin tertutupnya pintu ijtihad dalam islam, 2) mindset penganut islam masih terjebak dalam perdebatan simbol keagamaan dan ritual. Bercampurnya agama islam dengan unsur di luar agama islam menjadi latar belakang lahirnya pemikiran suro diro jayaningrat lebur dening pangastuti artinya.

mengapa keragaman agama tidak boleh menjadi penghambat dalam pergaulan jelaskan